You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Air Olahan Limbah Domestik Rusunawa Cibesel Meluap
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Air Limbah Domestik Rusunawa Cibesel Meluap

Akibat minimnya kesadaran penghuni Rusunawa Cipinang Besar Selatan (Cibesel), Jatinegara, Jakarta Timur, membuat air septik tank meluap. Pasalnya, penghuni kerap membuang sampah rumah tangga ke saluran pembuangan atau kloset.

Luapan itu karena mampet oleh sampah rumah tangga, kayak pembalut, pampers, plastik shampo

"Luapan itu karena mampet oleh sampah rumah tangga, kayak pembalut, pampers, plastik shampo. Malah ada kaos kutang anak kecil sampai celana dalam. Saya sudah bilang sama warga jangan buang sampah ke kloset," keluh Muhamad Yusuf, salah satu teknisi Rusunawa Cibesel, Kamis (27/8).

90 KK di TPU Cibesel Bakal Pindah ke Rusunawa

Beruntung Rusunawa Cibesel menggunakan biotech septik tank, sistem pengolahan limbah domestik yang berfungsi sebagai filterisasi dan pengurai limbah menjadi air yang layak buang, tidak bau, dan tanpa endapan.

"Dibantu oleh biotek, limbah domestik yang masuk digiling sama biotek jadi cairan, sehingga yang keluar air bersih," terang Yusuf.

Yusuf menjelaskan, septik tank tidak mungkin meluap hanya karena limbah domestik. Sebab di lokasi tersebut juga terdapat resapan untuk pembuangan air kotor.

"Apalagi musim panas begini, tidak mungkin ada luapan. Sampai meluap begitu karenanya sampahnya banyak," jelas Yusuf.

Pengelola Rusunawa Cibesel, Rambo Rairaka menambahkan, minimnya kesadaran penghuni rusunawa lantaran mereka belum disiplin untuk membuang sampah di tempatnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1169 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye953 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati