You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Peletakan Batu Pertama Di Kalideres
photo Septradi Setiawan - Beritajakarta.id

Groundbreaking RPTRA Rawa Lele Diresmikan

Peletakan batu pertama atau groundbreaking Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di RW 07 dan RW 09, Rawa Lele, Kelurahan Kalideres, Kalideres, Jakarta Barat diresmikan, Senin (5/10).

Jangan disalahfungsikan, ini fasilitas yang harus kita jaga bersama

Asisten Perekonomian dan Administrasi Jakarta Barat, Sri Yuliani Saraswati berharap, semua fasilitas di RPTRA, nantinya dapat dirawat dan dijaga dengan baik.

"Jangan disalahfungsikan, ini fasilitas yang harus kita jaga bersama," kata Sri Yuliani, usai peletakan batu pertama RPTRA di lingkungan RW 07, Rawa Lele, Kalideres, Senin (5/10).

Pemkot Jaktim Bantu Pindahkan Barang Warga ke Rusun

Meski dibangun di atas lahan seluas 800 meter, kata Sri, letak pembangunan RPTRA di Kalideres memiliki keunikan jika dibandingkan dengan pembangunan di wilayah lain.

"Keistimewaan RPTRA itu karena dibangun di atas lahan pertengahan antara rumah mewah dan rumah penduduk biasa. Jadi mereka bisa bersinergi," tandasnya.

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat membangun 10 RPTRA di sejumlah wilayah, antara lain di Kelurahan Cengkareng, Pengadungan, Rawa Buaya, Meruya Utara, Meruya Selatan, Kembangan Selatan, Kedoya Utara, Kalideres, Kebun Jeruk dan Kelurahan Kerendang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6793 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5668 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2995 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2115 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1883 personAnita Karyati