You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
1.600 Bibit Toga Ditanam di RPTRA Pulau Untung Jawa
photo Doc - Beritajakarta.id

1.600 Bibit Toga Ditanam di RPTRA Pulau Untung Jawa

Seribuan bibit tanaman obat keluarga (Toga) dari berbagai jenis ditanam di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan. Ini untuk melengkapi fungsi dari RPTRA agar bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

"Selain tanaman obat, kita juga sedang buat kolam ikan air tawar agar anak-anak tahu jenis ikan air tawar,"

Kepala Suku Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Kepulauan Seribu, Abdul Cholik mengatakan, pihaknya sudah melakukan penanaman Toga sebanyak 1600 bibit berbagai jenis. Antara lain jenis pohon belimbing, pohon mengkudu, lidah buaya, dan jarak.

"Selain tanaman obat, kita juga sedang buat kolam ikan air tawar agar anak-anak tahu jenis ikan air tawar," ujarnya, Rabu (7/10).

100 Pejabat Lolos Seleksi Eselon II akan Ikuti Diklat Kepemimpinan

Kolam tersebut, lanjut Abdul, diisi dengan 50 ekor ikan koi dan 30 ekor ikan nila. Diharapkan saat ikan nila sudah mulai besar, bisa dipanen dan menjadi konsumsi tambahan gizi anak-anak sekitar RPTRA.

"Jadi semua ini untuk masyarakat. Sudah seharusnya mereka ikut menjaga kelestarian, keindahan, dan juga kebersihan dari RPTRA agar manfaatnnya bisa dirasakan bersama," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye15439 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11313 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6772 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3640 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1713 personFolmer