You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Membahayakan Lubang di Jalan Gatot Subroto di Tutup
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Lubang di Jalur Hijau Jl Gatot Subroto Ditutup

Lantaran bisa membahayakan pejalan kaki yang melintas, lubang dengan kedalaman sekitar lima meter dan berdiameter 50 sentimeter di taman jalur hijau Jl Gatot Subroto, ditutup Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta.

Setelah menerima laporan dari warga, langsung kami tutup lubang itu

Lubang tersebut berada di taman perlintasan yang lokasinya tidak jauh dari flyover Senayan arah Semanggi, perbatasan antara Jakarta Pusat dengan Jakarta Selatan. Terlebih, jalur hijau di taman itu sering dilintasi para pejalan kaki.

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Ratna Dyah Kurniati mengatakan, penutupan dilakukan sebagai tindak lanjut laporan warga melalui aplikasi Qlue yang diterimanya.

Warga Simpan Tanya Dan Dugaan Terkait Kematian PNF

"Setelah menerima laporan dari warga, langsung kami tutup lubang itu," kata Ratna, Kamis (8/10).

Ratna menambahkan, pihaknya juga tidak mengetahui sudah berapa lama lubang tersebut dibiarkan terbuka tanpa penutup. Namun, dia memastikan jika itu bukan pekerjaan dari Dinas Pertamanan dan Pemakaman.

"Itu mungkin sedang ada pekerjaan Dinas Tata Air untuk membersihkan saluran, sehingga beton penutupnya harus dibuka," tandas Ratna.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29464 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2205 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1207 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1037 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye963 personFakhrizal Fakhri