You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Alat Berat di Proyek Waduk Marunda Mulai Dipindahkan
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Alat Berat di Proyek Waduk Marunda Mulai Dipindahkan

Sebanyak 11 alat berat yang selama berbulan-bulan berada di areal pembangunan Waduk Marunda di Kampung Bambu Kuning RW 02, Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, mulai dipindahkan.

Dulu mau dibikin waduk, tapi belum selesai dikeruk, kenapa semua alat langsung ditarik

Ditariknya belasan alat berat tersebut membuat warga khawatir, pembangunan waduk yang diresmikan Joko Widodo saat Gubernur DKI Jakarta tersebut, betul-betul akan terhenti total. Pasalnya, proyek waduk yang rencananya memiliki luas 56 hektare ini telah terhenti sejak 1,5 tahun lalu.

"Dulu mau dibikin waduk, tapi belum selesai dikeruk, kenapa semua alat langsung ditarik," kata Sumarno, (40), warga setempat, Kamis (15/10).

Pembangunan Waduk Marunda Terhenti

Sumarno mengatakan, akibat belum rampungnya pembangunan waduk, pada Januari lalu lingkungannya terendam banjir hingga satu meter.

"Saya harap pembangunan waduk dilanjutkan supaya warga tidak kebanjiran melulu kalau musim hujan," ujar Sumarno.

Pantauan Beritajakarta.com, suasana areal waduk tampak lenggang. Tak kegiatan apapun di lokasi tersebut.

Kepala Bidang Aliran Sungai dan Pantai Sistem Aliran Timur Dinas ‎Tata Air DKI Jakarta, Irvan Amtha membenarkan, pihaknya telah menarik 11 alat keruk dari areal proyek Waduk Marunda. Menurutnya, penarikan tersebut sesuai dengan perintah Kepala Dinas Tata Air DKI, Tri Djoko.

"Bener, kita tarik dulu sementara. Kita lagi ngeruk saluran penghubung (Phb) di Pademangan Barat," jelas Irvan.

Namun Irvan belum mengetahui kapan pengerukan Waduk Pluit kembali dilanjutkan. "Saya kurang tahu kapan dilanjutkan. Kita tunggu perintah Pak Kadis saja," tukasnya.

Sebelumnya, Camat Cilincing, Nana Hendriana menjelaskan, terhentinya pengerukan waduk, lantaran masih banyak lahan yang belum dibebaskan.

"Lahan yang sudah dibebaskan seluas 36 hektare. Sisanya saat ini masih didata oleh tim dari Pemkot Administrasi Jakarta Utara," ujar Nana.


Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1796 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1371 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1038 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1037 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye951 personAnita Karyati