You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Waduk Ria Rio
photo Doc - Beritajakarta.id

Jakpro Sumbang Rp 10 M untuk Normalisasi Waduk Ria Rio

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku BUMD DKI Jakarta, mengucurkan dana segar sebesar Rp 10 miliar untuk normalisasi Waduk Ria Rio. Dana tersebut digunakan untuk pembuatan desain, konsultan, serta analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).

PT Jakpro atau Pulomas menanggung kira-kira hampir Rp 10 miliar untuk desain dan konsultan, amdal, dan lain-lain. Kita kan kolaborasi

Direktur PT Jakpro, Budi Karya Sumadi mengatakan, pembangunan Waduk Ria Rio dikerjakan oleh beberapa instansi. Pihaknya pun berkesempatan untuk membantu melalui corporate social responsibility (CSR).

"PT Jakpro atau Pulomas menanggung kira-kira hampir Rp 10 miliar untuk desain dan konsultan, amdal, dan lain-lain. Kita kan kolaborasi," kata Budi, di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (30/4).

Waduk Brigif Bakal Kurangi Banjir di Jaksel

Konsultan untuk pembangunannya bahkan didatangkan dari Singapura. Sebab untuk Waduk Ria Rio akan digunakan konsep baru yakni dengan konsep terasering. "Akan didatangkan konsultan atelier (konsultan arsitektur) dari Singapura nanti kami buat desain karena ini kan konsep baru. Jadi nanti design engineering akan dimulai pertengahan tahun ini yakni Juni sampai Agustus," ujarnya.

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pertamanan dan Pemakaman telah memulai terlebih dahulu untuk pengerjaan kolam dan taman. Ditargetkan normalisasi Waduk Ria Rio selesai pada akhir 2015 mendatang. "Dinas PU nanti mendahului mengerjakan hal-hal yang kecil. Berikutnya membuat pekerjaan kolam. Dinas Pertamanan bikin taman," ujarnya.

Rencananya dari 25 hektar luas lahan di Waduk Ria Rio, sekitar 18 hektar akan dijadikan jalur hijau dan water retention (penampungan air). Nantinya ada bagian-bagian tertentu dibuat terasering. Agar saat musim kemarau tidak semua tempat mengalami kekeringan. Sehingga nantinya untuk tempat yang kering bisa digunakan untuk tempat bermain.

"Nanti terasering itu pas musim hujan akan jadi captive area, buat nampung banjir dengan desain yang ada," ujarnya.

Dengan normalisasi yang dilakukan ini, Waduk Ria Rio yang semula hanya mampu menampung 65 ribu meter kubik air, akan meningkat jadi 180 ribu meter kubik. Artinya jika dikerjakan secara baik, bisa mengatasi banjir selama 25 tahun. "Insya Allah, Pulomas tidak akan kebanjiran lagi," ujarnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1327 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1248 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1240 personAnita Karyati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1085 personTiyo Surya Sakti
  5. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1079 personAldi Geri Lumban Tobing