You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
2016, RO di Kepulauan Seribu Diganti SWO
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

2016, RO di Kepulauan Seribu Diganti SWO

Dinas Tata Air DKI Jakarta akan mengganti Reverse Osmosis (RO) di Kepulauan Seribu, dengan Sea Water Osmosis (SWO). Ini karena RO yang ada sekarang sering rusak, sehingga mengakibatkan krisis air bersih di beberapa pulau.

Kalau sudah jalan SWO itu sanggup memproduksi 150 ton air per hari

Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta, Tri Djoko Sri Margianto mengatakan, untuk mengganti mesin RO dengan SWO diperlukan tenaga listrik yang besar. Diharapkan Dinas Perindustrian dan Energi bisa menyediakan sarana dan prasarana pendukungnya.

Sudin Tata Air Dinilai Kurang Antisipatif

"Tinggal Dinas PE sekarang mempersiapkan kebutuhan kapasitas listriknya, tidak perlu menunggu permintaan," ujarnya, Sabtu (24/10).

Menurut Tri, seperti di Pulau Karya, SWO sudah lama ada, hasil dari dana CSR sebuah perusahaan. Namun kebutuhan listriknya cukup besar dan belum tersambung.

"Kalau sudah jalan SWO itu sanggup memproduksi 150 ton air per hari," ucapnya.

Perlu diketahui RO yang ada di pulau pemukiman, banyak yang sudah rusak akibat tidak adanya perawatan. Ini mengakibatkan semakin berkurangnya kualitas air baku yang sudah mulai asin seperti air laut. Dengan SWO nantinya dapat merubah air laut menjadi tawar untuk memenuhi kebutuhan air bersih di pulau pemukiman.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5018 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye3003 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1800 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1790 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1749 personNurito