You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puluhan Gubuk Liar Kolong Jembatan Kali Ciliwung Dibongkar
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Bangunan Liar di Kolong Jembatan Ciliwung Dibongkar

Puluhan bangunan liar yang berada di kolong Jembatan Kali Ciliwung, Matraman, Jakarta Timur ditertibkan petugas Satpol PP, Rabu (28/10). Posisi jembatan berada di perbatasan antara Kelurahan Kenari (Senen) dengan Kebon Manggis (Matraman).

Tentunya untuk penertiban tadi berjalan lancar, puing-puing yang kebanyakan kayu dan triplek sudah kita angkut

Camat Matraman, Hari Nugroho mengatakan, penertiban kali ini melibatkan sekitar 100 petugas gabungan lintas wilayah yang terdiri dari Satpol PP, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), dibantu TNI/Polri. Dikatakan Hari, gubuk-gubuk liar di kolong jembatan itu, dihuni sekitar 80 orang dan telah berlangsung selama puluhan tahun.

"Setelah didata ada 40 KK, dengan rincian 30 KK dari Kelurahan Kenari, 7 KK Kelurahan Kebon Manggis, sisanya penghuni liar," kata Hari.

40 Gubuk di Kolong Jembatan Kali Ciliwung Dibongkar

Dikatakan Hari, penertiban dilakukan menindaklanjuti laporan warga sekitar yang merasa terganggu oleh keberadaan penghuni gubuk liar di bawah kolong jembatan. Padahal, penghuni kolong jembatan itu sudah diberikan surat peringatan dari kelurahan masing-masing sejak lama.

Dalam penertiban itu, pihaknya mengerahkan sebanyak satu truk kebersihan ukuran besar dan satu truk Satpol PP. Sementara pihak Kecamatan Senen menurunkan dua truk kebesihan dan satu truk Satpol PP.

"Tentunya untuk penertiban tadi berjalan lancar, puing-puing yang kebanyakan kayu dan triplek sudah kita angkut," tandas Hari.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1158 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye931 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati