You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengerjaan Lampu PJU Jakut Sudah mencapai 60 Persen
photo Doc - Beritajakarta.id

7.419 Lampu PJU Baru Segera Terangi Jakut

Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Utara mencatat, hingga akhir Oktober, lampu penerangan jalan umum (PJU) baru yang telah terpasang di enam wilayah kecamatan mencapai 60 persen dari total 7.419 titik lampu. Seluruh lampu yang dipasang merupakan jenis Light Emitting Diode (LED) atau hemat energi.

Kami terus mempercepat pemasangan lampu PJU baru. Kita targetkan 10 Desember selesai

Kepala Suku Dinas Perindustrian dan Energi Jakarta Utara, Tuti Kurnia mengatakan, saat ini total lampu yang sudah terpasang sebanyak 43 ribu titik lampu. Jumlah tersebut nantinya akan menjadi lebih dari 50 ribu titik lampu dengan penambahan sebanyak 7.419 titik lampu PJU baru tahun ini.

"Kami terus mempercepat pemasangan lampu PJU baru. Kita targetkan 10 Desember selesai," kata Tuti, Kamis (29/10).

284 Titik Lampu PJU Dipasang di Pedestrian Jl Pemuda

Menurut Tuti, Kecamatan Kelapa Gading dan Pademangan masing-masing dipasang sebanyak 800 titik lampu, Koja sebanyak 1.000 titik lampu. Sedangkan sisanya tersebar merata di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Cilincing, Tanjung Priok dan Penjaringan.

"Pelaksanaan pemasangan lampu PJU pada enam kecamatan tersebut dilakukan oleh pihak ketiga," ujar Tuti.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1172 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1150 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye921 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye916 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye838 personBudhi Firmansyah Surapati