You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Rumah Dinas Lurah Kampung Melayu Jadi Penyimpanan Barang Rongsok
photo Nurito - Beritajakarta.id

Rumah Dinas Lurah Kampung Melayu Terbengkalai

Rumah dinas Lurah Kampung Melayu yang berada di Kelurahan Rawabunga, Jatinegara, Jakarta Timur, kondisinya sangat memprihatinkan. Separuh bangunannya sudah tidak ada atapnya lagi lantaran sudah ambruk ke tanah. Kini rumah berukuran sekitar 7x15 meter persegi itu dijadikan tempat penyimpanan barang rongsokan.

Sebelum atap bangunan ambruk, rumah dinas ini ada yang menghuni

Pantauan Beritajakarta.com, Selasa (3/11), rumah dinas Lurah Kampung Melayu, terletak di kawasan komplek Rawabunga. Di areal ini terdapat empat rumah dinas lurah, yakni milik Lurah Bidaracina, Kampung Melayu, Balimester dan Rawabunga. Dari empat rumah itu, kondisi terparah dialami rumah dinas Lurah Kampung Melayu. Sedangkan tiga rumah dinas lainnya, kondisinya juga rusak berat namun tidak separah rumah dinas Lurah Kampung Melayu.

Leman (40), warga sekitar mengatakan, atap rumah dinas Lurah Kampung Melayu, ambruk sekitar Juni lalu. Beruntung saat kejadian rumah kondisinya sudah kosong lantaran lama tidak dihuni oleh lurah. Sehingga puing bangunan tidak sampai menimpa korban.

Basuki Sudah Teken Kenaikan Tunjangan Rumah Dinas DPRD

“Sebelum atap bangunan ambruk, rumah dinas ini ada yang menghuni. Kelihatannya sih pegawai Kelurahan Kampung Melayu. Namun kini sudah tidak ada lagi yang menghuni. Selain tidak ada lampu juga kondisinya angker,” ujar Leman.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1177 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1153 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye929 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye919 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye840 personBudhi Firmansyah Surapati