You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jaktim Prioritaskan Angkut Sampah di Jalan Protokol
photo Doc - Beritajakarta.id

Jaktim Prioritaskan Angkut Sampah di Jalan Protokol

Suku Dinas Kebersihan Jakarta Timur memprioritaskan pengangkutan sampah di jalan-jalan protokol. Ini sebagai antisipasi masih belum lancarnya distribusi sampah ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

Saya sudah perintahkan semua wilayah agar mengutamakan membersihkan sampah di jalur-jalur protokol

"Saya sudah perintahkan semua wilayah agar mengutamakan membersihkan sampah di jalur-jalur protokol. Hari ini sudah banyak sampah yang dibuang ke TPST Bantar Gebang. Hanya saja saya belum tahu totalnya, nanti siang baru terkumpul laporannya," ujar Wahyu Pudjiastuti, Kepala Suku Dinas Kebersihan Jakarta Timur. Kamis (5/11).

Sejauh ini, lanjut Wahyu, pengangkutan sampah di jalan-jalan protokol tidak ada masalah. Seperti TPS di Jalan Otista Raya, Jalan DI Panjaitan, Jalan Basuki Rahmat, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Raya Bogor, Jalan Supriyadi dan sejumlah titik pengangkutannya lebih cepat. Sedangkan yang ada di pedalaman, juga diupayakan dibuang ke TPST Bantar Gebang.

Truk Tertahan, Penanganan Sampah di Kramat Jati Terganggu

"Nanti akan kita lakukan pengecekan secara keseluruhan. Tapi hari ini pembuangan ke TPST Bantar Gebang lebih baik dibandingkan Rabu (4/11) kemarin," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6926 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5685 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3661 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2135 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1902 personAnita Karyati