You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Minta Bangunan di Atas Saluran Air Dibongkar
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Warga Minta Bangunan di Atas Saluran Air Dibongkar

Warga Kelurahan Kwitang, Jakarta Pusat menginginkan belasan bangunan di atas saluran Jalan Kembang 3. Sebab bangunan tersebut membuat saluran air susah dibersihkan, dan akhirnya terhambat alirannya.

Agar segera dibongkarlah, mengingat mereka mendirikan bangunan hingga diatas saluran air dan dicor, imbasnya air tertahan dan masuk ke permukiman

"Agar segera dibongkarlah, mengingat mereka mendirikan bangunan hingga diatas saluran air dan dicor, imbasnya air tertahan dan masuk ke permukiman warga disekitarnya," ujar Rojali (54), warga sekitar, Jumat (6/11).

Lurah Kwitang, Hamdani mengatakan, ada sekitar 15 bangunan yang dalam waktu dekat akan segera bersurat lagi kepada pemilik bangunan agar membongkar sendiri bangunannya. Pasalnya menurutnya kalau dibongkar menggunakan alat berat akan merusak rumah warga itu sendiri.

Gubuk Liar di Bawah Jembatan Gunung Agung Dibongkar

"Dalam waktu dekat kita segera bersurat lagi pada warga. Kalau mereka tidak mau bongkar ya kita sendiri yang akan lakukan pembongkaran," tandasnya.

Pantauan Beritajakarta.com, sejumlah besar bangunan milik warga didirikan hingga menutupi saluran. Ini membuat saluran sulit untuk dibersihkan, padahal aliran air sudah terlihat mulai terhambat.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1350 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1203 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye992 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye962 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye785 personFakhrizal Fakhri
close