You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Normalisasi Saluran Efektif Kurangi Genangan di Jakut
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Normalisasi Saluran Efektif Kurangi Genangan di Jakut

Gencarnya normalisasi kali, saluran air dan saluran penghubung (PHB) yang dilakukan Pemkot Administrasi Jakarta Utara, dinilai efektif mengurangi genangan saat hujan turun. Seperti saat hujan mengguyur ibukota pada Rabu (3/11) lalu.

Saat hujan mengguyur Jakarta Utara tiga hari lalu, hanya terdapat dua titik genangan yang tinggi rata-rata 20 sentimeter

Kepala Seksi Pemeliharaan Sistem Pengendali Banjir Suku Dinas Tata Air Jakarta Utara, Body Margotrisno mengatakan, meski terjadi genangan saat hujan mengguyur tiga hari lalu, namun tidak parah dibandingkan beberapa hujan waktu lalu.

3 Titik Rawan Banjir di Jaktim Dibenahi

Genangan terpantau di Jalan Kali Baru Barat I, Cilincing, dengan ketinggian genangan mencapai lebih dari 20 sentimeter dan di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) RW 09, Kelurahan Sungai Bambu, Tanjung Priok, setinggi kira-kira 20 sentimeter.

“Saat hujan mengguyur Jakarta Utara tiga hari lalu, hanya terdapat dua titik genangan yang tinggi rata-rata 20 sentimeter,” kata Body, Jumat (6/11).

Menurut Body, khusus genangan di RPTRA Sungai Bambu hanya dalam hitungan jam langsung surut. Sedangkan genangan di Jalan Kali Baru Barat I berlangsung cukup lama surut. Penyebabnya karena di kawasan tersebut sedang ada pengerjaan jalan layang serta terdapatnya beberapa bangunan liar di atas saluran. Sehingga membuat air tidak dapat mengalir lancar ke saluran.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1174 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye853 personBudhi Firmansyah Surapati