You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
BNN Gandeng Aprindo Perangi Narkoba
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

DKI Jadi Contoh Indonesia Sehat Tanpa Narkoba

Badan Narkotika Nasional (BNN) menggandeng Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) untuk memerangi narkoba.

Pada kesempatan ini sama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba

Langkah awal yang dilakukan adalah dengan menempelkan stiker Stop Narkoba di beberapa retail yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kepala BNN, Komjen Budi Waseso mengatakan, hal tersebut merupakan langkah awal untuk memerangi narkoba. Diharapkan pengunjung bisa melihat stiker yang ditempat di beberapa titik untuk berhenti menggunakan narkoba.

960 Pelajar DKI Deklarasi Anti Narkoba

"Pada kesempatan ini sama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba," kata Budi, saat menghadiri Kegiatan Pekan Indonesia Sehat Tanpa Narkoba Melalui Car Free Day dan Launching Campaign Anti Narkoba, Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (8/11).

Budi menambahkan nantinya stiker akan ditempat diseluruh retail yang ada di Indonesia. Jakarta akan menjadi proyek percontohan dalam kegiatan ini.

Wakil Walikota Jakarta Pusat Arifin mengaku mendukung dengan kegiatan ini. Pihaknya bersama dengan BNN juga telah berkomitmen untuk memerangi narkoba di wilayahnya. "Kita harus punya komitmen yang sama, ini sebagai langkah gerakan massal rakyat Jakarta menghentikan peredaran narkoba," ucapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2053 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1026 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye925 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye923 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye801 personFakhrizal Fakhri