You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Soal Banjir Jakarta, Perlu Intervensi Pemerintah Pusa
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Soal Banjir Jakarta, Perlu Intervensi Pemerintah Pusat

Sebab persoalan antar daerah, antar wilayah, yang bisa menyelesaikan itu pemerintah pusat

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menyatakan, campur tangan pemerintah pusat melalui Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional (BKPRN) diperlukan untuk menangani persoalan banjir di Ibukota.

Dikatakan Djarot, perlunya intervensi pemerintah pusat alam penanganan banjir, karena keberadaan Badan Kerja Sama Pemerintah (BKSP) Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur) tidak memiliki wewenang untuk mengambil keputusan.

DKI-Bodetabek Sepakat Tanggulangi Banjir

"Saya minta pemerintah pusat turun, ada Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional, itu harus turun, sehingga ini semua duduk bareng, ada wakil pemerintah pusat, sebab persoalan antar daerah, yang bisa menyelesaikan itu pemerintah pusat," kata Djarot, Rabu (11/11).

Selama belum ada campur tangan pemerintah pusat terhadap BKSP, lanjut Djarot, persoalan banjir di DKI Jakarta sulit tertangani. Pasalnya, pihaknya tidak bisa mengintervensi kebijakan pemerintah Kabupaten Bogor yang berada di wilayah Jawa Barat.

"Selama badan kerjasama itu tidak mempunyai kewenangan yang mengikat diantara kita, maka ini akan menjadi badan yang impoten, tidak berfungsi dengan baik," tandas Djarot.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6901 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5680 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3514 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2132 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1896 personAnita Karyati