You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
80 Persen Air Sungai di Jakut Tercemar Limbah Cair
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

80 Persen Pencemaran Sungai dari Rumah Tangga

Pencemaran limbah di aliran sungai yang mengalir di Jakarta Utara cukup tinggi. Kebanyakan pencemaran berupa limbah cair yang dihasilkan dari aktifitas rumah tangga.

Jadi 80 persen limbah air sungai yang mengalir di Jakarta Utara dihasilkan dari limbah cair yang sumbernya dari masyarakat

Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Jakarta Utara, Rusman Sagala mengatakan, sebagai daerah hilir, kota Jakarta dialiri 13 sungai dan bermuara langsung ke laut dengan melewati wilayah Jakarta Utara.

"Jadi 80 persen limbah air sungai yang mengalir di Jakarta Utara dihasilkan dari limbah cair yang sumbernya dari masyarakat," ujar Rusman, Kamis (12/11).

Basuki Minta Kepala BPLHD Awasi Kinerja Bawahannya

Dari berbagai jenis limbah yang mencemari kali, lanjut Rusman, salah satunya yang paling banyak, yaitu limbah rumah tangga. Antara lain berupa penggunaan sabun mandi, sabun cuci dan deterjen yang ketiganya menghasilkan busa. Sedangkan kontribusinya dari saluran warga terus mengalir ke kali.

"Sedangkan limbah lain yang dihasilkan dari kegiatan usaha, seperti pabrik, home industri dan lain sebagainya hanya 15 persen sumbangsihnya yang mencemari sungai," ucapnya.

Menurut Rusman, dampak dari 80 persen limbah yang dihasilkan masyarakat, cukup dahsyat. "Limbah yang mengalir bermuara ke laut. Efeknya ikan banyak yang mati akibat kekurangan oksigen dan makanan, akibat plankton yang jadi salah satu makanan ikan ikut mati," katanya.

Rusman berharap agar warga dan juga pelaku usaha bisa mengurangi pembuangan limbah ke aliran air. Baik itu saluran mikro maupun ke sungai.

"Untuk pelaku usaha terutama harus memiliki AMDAL. Karena kelestarian lingkungan tergantung juga pada manusia," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6776 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6120 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1389 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1266 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1226 personAldi Geri Lumban Tobing