You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PPSU Pulau Pari Bersihkan 4 Ton Sampah Kiriman
photo Suparni - Beritajakarta.id

Sampah di Sepanjang Bibir Pantai Pulau Pari Dibersihkan

Sebanyak 35 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bersama aparatur Kelurahan Pulau Pari membersihkan sampah kiriman yang mengotori sepanjang bibir pantai pulau tersebut.

Kami khawatir jumlah wisatawan menurun karena sampah ini sudah mengotori pantai-pantai wisata

Lurah Pulau Pari, Murta'a mengatakan, banyaknya sampah yang mengotori sepanjang bibir Pulau Pari merupakan sampah kiriman yang terjadi sejak dua hari terakhir dan terbawa ombak dari daratan.

"Kami khawatir jumlah wisatawan menurun karena sampah ini sudah mengotori pantai-pantai wisata, seperti di Pantai Pasir Perawan, Pantai di Pulau Lancang, dan sekitar pantai di Pulau Pari," ujarnya, Kamis (12/11).

Taman Terpadu Pulau Harapan Banyak Sampah

Diduga sampah-sampah rumah tangga tersebut berkaitan dengan musim hujan yang mulai masuk wilayah DKI Jakarta, yang terbawa dari sungai-sungai yang mengalir di wilayah DKI Jakarta.

"Sampah sebanyak hampir empat Ton lebih tersebut sudah dibersihkan dan dikumpulkan di pembuangan akhir," katanya.

Ditambahkan Murta'a, sampah kiriman tersebut rutin setiap tahun terjadi yang biasanya diikuti dengan dampak penurunan wisatawan karena keindahan laut dan pantai terlihat kotor.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6901 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5680 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3514 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2132 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1896 personAnita Karyati