You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Katulampa Kembali Naik, Jakarta Rawan Tergenang
photo Doc - Beritajakarta.id

Katulampa Kembali Naik, Jakarta Rawan Tergenang

Hujan lebat disertai petir yang terjadi di kawasan Bogor, Ciawi dan Cisarua, menyebabkan ketinggian air di Bendung Katulampa kembali meningkat, Jumat (13/11). Kondisi membuat sejumlah kawasan di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan rawan tergenang.

Sebagian besar saluran dan kali kita sudah dikeruk oleh Dinas Tata Air

Kenaikan air di Katulampa, terpantau mulai terjadi sejak pukul 14.00. Kemudian air terus meninggi hingga mencapai siaga III, dengan ketinggian 80 sentimeter pada pukul 16.00.

Warga Bukit Duri Aman dari Banjir Kiriman

Kondisi tersebut semakin diperparah hujan yang mengguyur sebagian kawasan Jakarta sejak sore tadi. Diperkirakan hujan di sebagian kawasan di Jakarta akan terus terjadi hingga tengah malam nanti.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Deny Wahyu Hariyanto mengatakan, berdasarkan prakiraan Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan berpotensi terjadi di sebagian wilayah di Jakarta hingga malam nanti. Namun, pihaknya tidak mengkhawatirkan terjadi genangan dalam skala luas dan besar sebagai dampak hujan tersebut.

"Sebagian besar saluran dan kali kita sudah dikeruk oleh Dinas Tata Air. Hanya yang perlu diwaspadai kawasan sepanjang bantaran Kali Ciliwung," kata Deny.

Lokasi yang rawan tergenang antara lain Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Kebon Baru dan Bukit Duri di wilayah Jakarta Selatan. Sedangkan di wilayah Jakarta Timur antara lain Bidaracina, Kampung Melayu, Kebon Manggis, Cawang dan Cililitan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye944 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye925 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye844 personBudhi Firmansyah Surapati