You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Keluhkan Kondisi Air Bendungan Polor
photo Septradi Setiawan - Beritajakarta.id

BPLHD Diminta Cek Kondisi Air di Bendungan Polor

Warga sekitar RT 08/01, Kelurahan Kampung Koret, Bendungan Polor, Kembangan Selatan, Jakarta Barat, mengeluhkan dugaan pembuangan limbah dari salah satu pabrik di kawasan Kota Tangerang. Pasalnya, air yang digunakan warga terasa asin, hitam dan gatal saat digunakan untuk mandi.

Ikan di kali pada mati, air sumur keruh, dipakai gatal-gatal, dan itu berlangsung sejak lama

"Ikan di kali pada mati, air sumur keruh, dipakai gatal-gatal, dan itu berlangsung sejak lama, saya yakin ini limbah dari kompleks Tangerang," kata Royani (45) warga setempat, Senin (16/11).

Wali Kota Jakarta Barat, Anas Efendi mengatakan, pihaknya akan mengirim surat pada Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk menelusuri dugaan adanya limbah tersebut.

Air Sumur Warga Bendungan Polor Diduga Tercemar Limbah

"Besok saya akan surati wali kotanya, kalau benar ada limbah itu sangat membahayakan warga saya di Bendungan Polor, Kembangan Selatan, Jakarta Barat." ujarnya.

Lurah Kembangan Selatan, Matrulllah mengatakan, pihaknya sudah bersurat kepada Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (PPLHD) DKI Jakarta untuk dilakukan pengecekan.

"Saya sudah cek, Jakarta Barat nggak ada yang punya pabrik, limbah ini datang dari Tangerang," katanya.

Pantauan Beritajakarta.com, tumpukan busa yang berwarna putih tercecer di semua sudut kali. Di atas permukaan air terlihat banyak ikan sapu-sapu yang mati mengambang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1169 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye952 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati