You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PT Aetra Masih Kekurangan Pasokan Air Baku
photo Doc - Beritajakarta.id

PT Aetra Masih Kekurangan Pasokan Air Baku

PT Aetra Air Jakarta hingga saat ini masih kekurangan pasokan air baku. Kekurangan tersebut mencapai 3-30 persen. Kebutuhan air untuk melayani dua Instalasi Pengolahan Air (IPA) mencapai 9.600 liter per detik. Namun suplai air masih jauh di bawah angka tersebut.

Kebutuhan air baku Aetra pada dua IPA tersebut mencapai 9.600 liter per detik. Tetapi belum bisa dipenuhi semua

Direktur Operasi PT Aetra Air Jakarta, Lintong Hutasoit mengatakan, kebutuhan air di dua IPA belum bisa dipenuhi oleh Perum Jasa Tirta II. Dua IPA yang dimiliki oleh PT Aetra Air Jakarta yakni di Buaran dan Pulogadung. Pasokan air untuk dua IPA tersebut sepenuhnya bergantung dari Waduk Jatiluhur.

"Kebutuhan air baku Aetra pada dua IPA tersebut mencapai 9.600 liter per detik. Tetapi belum bisa dipenuhi semua," kata Lintong, saat ghatering media, di Yogyakarta, Kamis (19/11).

80.000 Pelanggan PAM akan Terdampak Relokasi Pipa Primer

Lintong menyebut, presentase kekurangan suplai air baku yang dialami oleh PT Aetra Air Jakarta pada tahun ini berkisar antara 3-30 persen. Dengan kondisi demikian, lanjut Lintong, pihaknya terpaksa menurunkan produksi air bersih hingga 25 persen.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29570 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11669 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3997 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye3341 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1779 personAldi Geri Lumban Tobing