You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pelayanan E-KTP Sudin Dukcapil Jaksel Membludak
photo Izzudin - Beritajakarta.id

Sudin Dukcapil Jaksel Layani 300 Berkas Per Hari

Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan menerima ratusan permohonan pengurusan administrasi dukcapil setiap harinya. Terlebih untuk verifikasi dan validasi data warga untuk KTP elektronik atau e-KTP.

Pelayanan pengurusan lebih banyak akta kelahiran, pindah datang antar propinsi, e-KTP, perkawinan dan perceraian semuanya mengurus di sini

"Sejak ada instruksi Gubernur untuk mengurus e-KTP, jadi masyarakat sudah banyak yang mengurus di kantor Dukcapil Jakarta Selatan," ujar Sapto Wibowo, Kepala Sudin Dukcapil Jakarta Selatan, Jumat (20/11).

Menurut Sapto, setiap harinya rata-rata pihak Sudin Dukcapil menerima 300 berkas. Mulai dari e-KTP, akte kelahiran, hingga pindah daerah.

98.000 Warga Jakut Belum Rekam E-KTP

"Pelayanan pengurusan lebih banyak akta kelahiran, pindah datang antar propinsi, e-KTP, perkawinan dan perceraian semuanya mengurus di sini," ucapnya.

Mohammad Mugimin (65) warga RT 09/07 Kelurahan Gandaria Utara, Kebayoran Baru mengaku sedang mengurus akta kelahiran untuk membuat paspor umroh. Dan baru hari ini menginput datanya, rencananya selesai pada dua pekan depan.

"Biasanya kalau pemutihan lebih cepat, tapi mengurus ini bisa sampai dua minggu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6815 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5672 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3122 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2120 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1888 personAnita Karyati