You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Belanja Tanaman dengan Penunjukan Langsung Dibatalkan
photo Doc - Beritajakarta.id

Belanja Tanaman dengan Penunjukan Langsung Dibatalkan

Setelah dikritik Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, Dinas Pertamanan dan Pemakaman akhirnya membatalkan mekanisme pembelian bunga melalui penunjukan‎ langsung (PL) dalam usulan kegiatan di Kebijakan Umum APBD Plafon dan Prioritas Anggaran (KUA-PPAS) 2016.

Soal itu nantinya kita lelang. Kita kumpulkan semua kegiatan pembelian bunga ada di dinas

"Soal itu nantinya kita lelang. Kita kumpulkan semua kegiatan pembelian bunga ada di dinas. Kita pakai semacam kontrak payung," kata Ratna Diah Kurniati, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI di Balai Kota, Jumat (20/11).

Penyiraman Tanaman di Kolong Flyover Terkendala

Menurut Ratna, anggaran pembelian bunga dalam KUA-PPAS 2016 tidak dicoret, namun hanya dirubah mekanisme pembelanjaannya dari semula penunjukan langsung menjadi lelang. Diharapkan, lelang pengadaan tanaman tersebut dapat dimenangkan kontraktor besar.

"Nggak dicoret, tetap ada tapi pakai lelang. Kita harapkan pemenangnya kontraktor besar biar bisa buat Jakarta hijau," ujar Ratna.

Ratna menuturkan, tanaman bunga dari hasil lelang itu rencananya sebagian besar akan ditanam di kebun bibit sehingga bisa langsung dipanen pada 2017 mendata‎ng.

"‎Nanti kalau daerah lain membutuhkan, kita tinggal ambil di kebun b0ibit kita. Jadi untuk ke depannya, kita gak perlu lagi beli tanaman," ujar Ratna.

Sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama menilai Dinas Pertamanan dan Pemakaman masih mau memainkan anggaran. Dalam pembelian bunga yang harganya puluhan miliar rupiah, anggaran dipecah menjadi beberapa bagian agar bisa melakukan swakelola atau penunjukan langsung.

Menurut Basuki, anggaran pengadaan bunga dipecah dengan nominal di bawah Rp 200 juta. Pola penganggaran demikian akan rawan kebocoran.

"Wah, taman kacau balau. Dia pengen beli bunga puluhan miliar buat disulamin," ujar Basuki.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6844 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6317 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1437 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1410 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1335 personAldi Geri Lumban Tobing