You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sekolah di Jakpus Diminta Bikin Bank Sampah
photo Doc - Beritajakarta.id

Sekolah Diminta Bangun Bank Sampah

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat mendorong pembentukan bank sampah di sekolah-sekolah yang ada di Jakarta Pusat, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

Pekan depan kita akan sosialisasikan ini ke seluruh kepala sekolah di seluruh Jakarta Pusat

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin mengatakan, selain dapat mengurangi volume sampah, pembentukan bank sampah juga untuk menumbuhkan kesadaran pelajar tentang kebersihan lingkungan, serta manfaat pengolahan sampah menjadi nilai ekonomis.

"Kita akan dorong sekolah untuk membentuk bank sampah di sekolah masing-masing, karena kita sadar banyak sampah yang juga mempunyai nilai ekonomi dan bisa dijadikan pemasukan di sekolah," ujar Arifin, Senin (23/11).

Empat Bank Sampah Baru di Gropet Siap Beroperasi

Arifin menambahkan, pada prosesnya nanti, setiap siswa seminggu sekali diminta membawa sampah non organik dari rumah untuk diolah sekolah. Dengan demikian, lanjut Arifin, para pelajar sudah melakukan pemilahan sampah di rumah mereka masing-masing.

"Secepatnya program ini akan kita laksanakan, pekan depan kita akan sosialisasikan ini ke seluruh kepala sekolah di seluruh Jakarta Pusat," tandas Arifin.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1485 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1232 personFakhrizal Fakhri
  3. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1129 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

    access_time24-09-2026 remove_red_eye949 personFolmer
  5. Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

    access_time25-09-2026 remove_red_eye881 personNurito