You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Rustam, Minta Agar Lurah dan Camat Jakut Memperbanyak Bank Sampah
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Camat - Lurah Diminta Perbanyak Bank Sampah

Wali Kota Jakarta Utara, Rustam Effendi meminta camat dan lurah di wilayahnya memperbanyak bank sampah. Hal ini penting untuk mengurangi jumlah volume sampah yang harus dikirim dari Ibukota ke TPST Bantar Gebang, Bekasi.

Tapi sebagai langkah awal saya minta satu kelurahan punya satu bank sampah, sehingga diharapkan bisa mengurangi volume sampah

"Saat ini volume sampah DKI Jakarta yang dibuang ke TPA Bantar Gebang sebanyak 6.000 ton lebih setiap harinya. Dari total jumlah itu, Jakarta Utara setiap harinya menyumbang sebanyak 1.360 ton," ujar Rustam, saat pemberian bantuan bank sampah oleh Terminal Peti Kemas (TPK) Koja yang di kantor Kecamatan Koja, Senin (9/11).

Karenanya, kata Rustam, untuk mengurangi jumlah volume sampah yang dihasilkan warga Jakarta, pihaknya meminta para camat dan lurah untuk memperbanyak bank sampah.

Sampah Menumpuk di Tanjung Barat

Saat ini, sambung Rustam, terdapat 24 bank sampah di Jakarta Utara. Dari jumlah itu, yang aktif hanya berjumlah 17.

"Bahkan kalau bisa satu RW, satu bank sampah. Tapi sebagai langkah awal saya minta satu kelurahan punya satu bank sampah, sehingga diharapkan bisa mengurangi volume sampah yang dikirim ke Bantar Gebang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye23848 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11382 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6819 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3727 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1760 personFolmer