You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Limbah Industri Rumahan Cemari Kali Separatis
photo Septradi Setiawan - Beritajakarta.id

Limbah Industri Rumahan Cemari Kali Separatis

Limbah dari industri rumahan mencemari Kali Sepataris yang melintasi tiga RW 05, 07 dan 04, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Setiap subuh dan sore hari bau airnya menyengat, sampah berserakan

Pencemaran air di kali tersebut menimbulkan bau menyengat, sehingga menggangu kenyamanan warga sekitar. 

"Setiap subuh dan sore hari bau airnya menyengat, sampah berserakan di permukaan air kali," kata Ardan (42) salah satu warga sekitar, Senin (23/11).

Warga Minta Kali Padang Dinormalisasi

Lurah Sukabumi Selatan, Mayanti Aziz mengaku, sudah mengetahui adanya pencemaran air di kali tersebut. Bahkan, kata Mayanti, pihaknya sudah meminta Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta untuk melakukan pengambilan sempel air.

"Saya sudah tahu adanya pencemaran limbah di lingkungan itu, tapi untuk memastikan saya sudah minta BPLHD melakukan pengecekan sempel air, saya yakin ini limbah dari usaha konveksi dan loundry," ucap Mayanti.

Kepal Sub Bidang (Kasubid) Penaatan Hukum Kantor Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Agung Fujo Winarko menambahkan, sudah melakukan verifikasi dan menyatakan tata ruang di lingkungan tersebut sudah tidak sesuai dengan aturan.

"Untuk pengambilan sempel memang belum, tapi intinya kita sudah melaporann ke pimpinan, kalau air kali itu tidak bagus. Kita mau proses aturan lingkunganya yang sudah menyalahi," ujar Agung.

Ditambahkan  Agung, pihaknya sudah menyiapkan beberapa sanksi kepada pemilik usaha rumahan, jika nantinya benar-benar terbukti mencemari lingkungan warga sekitar.

"Kalau melihat aturan, kita bisa beri sanksi, mulai dari sanksi administrasi seperti peneguran sampai pidana seperti penyegelan dan pembongkaran," tandas Agung.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6801 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6198 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1419 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1353 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1266 personAldi Geri Lumban Tobing