You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
9 Jam Diperiksa BPK, Basuki Tidak Tegang
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

9 Jam Diperiksa BPK, Basuki Tidak Tegang

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku tidak tegang meski diperiksa selama sembilan jam oleh auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pasalnya BPK telah menyiapkan banyak makanan dan minuman.

Nggak tegang juga, enak. Tadi aku pikir harus bawa makanan, ternyata nggak dikasih teh, buah, nasi, wah kenyang saya jujur saja

"Nggak tegang juga, enak. Tadi aku pikir harus bawa makanan, ternyata nggak dikasih teh, buah, nasi, wah kenyang saya jujur saja," kata Basuki di Gedung BPK RI, Jalan Gatot Subroto, Senin (23/11).

Basuki menambahkan, pemeriksaan tidak tegang karena juga diselingi dengan obrolan-obrolan. Terlebih dirinya memberikan keterangan sesuai dengan fakta yang ada. "Ini cuma datang minta keterangan ngobrol-ngobrol. Tapi semua yang kami ngomong akan menjadi bukti di pengadilan," ucapnya.

Diperiksa 9 Jam di BPK, Basuki Ucapkan Terima Kasih

Pada kesempatan itu, Basuki juga mendapatkan keterangan penyusunan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) selama ini tidak benar. Penyusunan yang benar, baru dilakukan untuk APBD 2016 yang saat ini sedang berproses.

"Mendagri mengatakan KUA-PPAS kami amburadul, BPK juga sama. KUA-PPAS yang benar harusnya persis yang dilalakukan tahun 2016 ini. Itupun hampir dikadalin kalau kami nggak masuk," ujar Basuki.

Menurut Basuki, BPK juga mempertanyakan kenapa pada proses e-budgeting 2015 bisa sampai bolong.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1168 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye952 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati