You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemusanahan Narjoba Jakarta Barat
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Polisi Musnahkan Narkoba Rp 3,7 Miliar

Perang terhadap narkoba terus digalakkan, namun peredaran narkoba makin merajalela. Di ibu kota sendiri, wilayah Jakarta Barat merupakan lokasi paling rawan peredaran narkoba. Tengok saja, selama periode Maret-April, Polres Metro Jakarta Barat menyita beraneka jenis narkoba yang nilainya mencapai Rp 3,7 miliar.

Seluruh barang bukti sudah kami musnahkan untuk mencegah penyalahgunaan

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Gembong Yudha menjelaskan, narkoba yang berhasil diamankan adalah, shabu 1,9 kilogram, ganja 48 kilogram, ekstasi 1.407 butir dan happy five 745 butir.

Gembong mengungkapkan, pada kurun waktu Januari-Februari, narkoba yang disita yakni, shabu 290 gram, ganja 99 kilogram, ekstasi 2.000 butir, pil lexotan 200 butir dan sejumlah alat pembuat bahan narkoba.

4 Bulan, Polisi Ungkap 315 Kasus Narkoba

"Seluruh barang bukti sudah kami musnahkan untuk mencegah penyalahgunaan," tegas Gembong, usai pemusnahan narkoba di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (9/5).

Sementara, untuk tersangka yang diamankan, kata Gembong, rata-rata dalam sebulan mencapai 90 tersangka dan 30 persen merupakan bandar, yang umumnya pemain lama.

“Kami tidak melihat hukuman membuat jera para tersangka pengedar narkoba. Untuk itu kami berharap agar pemerintah pusat dapat membuat suatu program mengenai pemberdayaan bagi mereka yang di dalam dan yang baru saja keluar LP (lembaga pemasyarakatan) sehingga tidak mengulangi perbuatan yang sama,” tandas Gembong.

Selain itu, lanjut Gembong, seharusnya para pelaku dan pengedar yang ditahan dalam lembaga pemasyarakatan agar dipisahkan. “Jadi bukan saja menindak, tapi harus ada solusi dan pencegahannya. Dari situ baru peredaran narkoba dapat berkurang,” pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6780 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6146 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati
  5. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1264 personTiyo Surya Sakti