You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
CCTV di Johar Baru Sudah 2 Minggu Rusak
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

CCTV di Johar Baru Sudah 2 Minggu Rusak

Pemantauan lokasi rawan tawuran di Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat terganggu. Ini akibat closed circuit television (CCTV) yang berada di lokasi rusak sejak dua minggu lalu.

Kita belum tahu apa itu karena jaringan atau karena cuaca. Saat ini sedang dicari tahu penyebabnya, kita berharap memang sesegera mungkin terkoneksi kembali

Pantauan Beritajakarta.com, layar monitor yang ada di Kantor Kecamatan Johar Baru terlihat tidak ada sambungan dengan CCTV di wilayah. Hanya terlihat tanda "No Signal" dilayar monitor pemantauan tersebut.

"Biasanya sih nyala, tapi memang sudah beberapa lama ini tidak terlihat apa-apa," ujar Siti Syahroh, Kasubag Umum Kecamatan Johar Baru (27/11).

Pemasangan CCTV di JPO Gunakan Dana Non APBD

Sementara Camat Johar Baru, Edy Suryaman mengatakan, setidaknya sudah sejak dua minggu terakhir CCTV tidak terhubung dengan layar monitor di kantor kecamatan. Sejauh ini pihaknya belum bisa memperkirakan alasan mengapa CCTV belum terkoneksi.

"Kita belum tahu apa itu karena jaringan atau karena cuaca. Saat ini sedang dicari tahu penyebabnya, kita berharap memang sesegera mungkin terkoneksi kembali," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29753 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye11916 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1895 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

    access_time15-10-2026 remove_red_eye1586 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. UPS Badan Air Cilincing Buat Perahu Unik dari Sampah Anorganik

    access_time11-10-2026 remove_red_eye1230 personAnita Karyati