You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Saluran Phb TMII Akan Dikeruk Januari Mendatang
photo Nurito - Beritajakarta.id

Januari, Saluran PHB TMII Dikeruk

Luapan saluran penghubung (PHB) Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, yang dikeluhkan warga, hingga saat ini belum juga dikeruk.

Persoalannya Kali Sunter belum selesai dinormalisasi oleh pemerintah pusat

Kepala Seksi Tata Air Kecamatan Cipayung, Edy Pudjiono menuturkan, akan melapor ke Suku Dinas (Sudin) Tata Air Jakarta Timur agar saluran sepanjang satu kilometer yang mengalami sedimentasi ini segera dinormalisasi.

 

Saluran PHB di Jakut Dicek

Diungkapkan Edy, sedimentasi di saluran ini sudah mencapai satu meter dan sebagian titik mengalami penyempitan. Padahal semula lebar saluran air rata-rata empat meter namun kini banyak menyempit hingga tersisa dua meter karena adanya bangunan liar.

"Di Cipayung ada 15 saluran PHB yang bermuara ke Kali Sunter. Persoalannya Kali Sunter belum selesai dinormalisasi oleh pemerintah pusat. Jika meluap maka 15 saluran air itu ikut meluap," ujar Edy, Senin (7/12).

Edy menambahkan, kemungkinan saluran Phb TMII akan dikeruk Sudin Tata Air Jakarta Timur pada Januari 2016 mendatang, karena waktu penganggaran 2015 akan habis.

"Januari, saya yakin saluran itu dikeruk Sudin Tata Air," tandas Edy. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1863 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye831 personDessy Suciati
  3. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye748 personDessy Suciati
  4. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye713 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye697 personFakhrizal Fakhri