You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
60 Karung Lumpur Terkumpul Hasil Pengerukan Di Gorong-Gorong Asemka
photo Septradi Setiawan - Beritajakarta.id

Gorong-gorong Asemka Dibersihkan

Puluhan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat dikerahkan untuk mengeruk gorong-gorong di Jalan Asemka. Hasilnya, 60 karung sedimen dan sampah berhasil diangkat dari tempat tersebut.

Sudah bertahun-tahun saluran itu tidak pernah diperhatikan Sudin Tata Air Jakarta Barat

Camat Taman Sari, Paris Limbong mengatakan, sudah banyak pengaduan masyarakat terkait saluran gorong-gorong yang tersumbat. Karena jika hujan deras, air sering meluap dan menggenangi jalan flyover Asemka.

"Sudah bertahun-tahun saluran itu tidak pernah diperhatikan Sudin Tata Air Jakarta Barat. Buktinya besi penutup saluran sudah keropos, lumpurnya juga banyak," katanya, Selasa (8/12).

40 Petugas PPSU Bersihkan Saluran Duri Selatan

Menurut Paris, usai pengerukan, pihaknya juga berencana memasang sepanduk pemberitahuan di setiap sudut kawasan Pinangsia sebagai salah satu upaya menyadarkan warga terkait kebersihan.

"Sepanduknya sedang di cetak besok sudah jadi. Maksudnya setelah pengerukan kami berharap warga menghargai petugas PPSU minimal kalau membuang sampah itu di tempat yang sudah kami sediakan. Kan kasian juga mereka sudah membersihkan," tandasnya.

Pengerukan dan pembongkaran gorong-gorong di ruas Asemka dilakukan sebnyak 20 petugas PPSU.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1178 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1153 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye936 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye919 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye840 personBudhi Firmansyah Surapati