You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jelang Natal, Warga Diimbau Waspadai ISIS
photo Nurito - Beritajakarta.id

Warga Diminta Waspadai Pergerakan ISIS

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, warga Ibukota diminta untuk tetap kompak menjaga lingkungannya masing-masing. Termasuk mencegah kemungkinan adanya pergerakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Terlebih di Jakarta Timur sejumlah gereja pernah menjadi sasaran teror bom beberapa tahun lalu.

Pengamanan gabungan akan dilakukan di semua titik yang dianggap rawan itu

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Umar Faroq mengatakan, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, masyarakat harus turut mengantisipasi kerawanan yang kemungkinan terjadi di wilayahnya masing-masing. Kendati saat ini pergerakan ISIS belum terlihat di wilayahnya, namun waspada harus ditingkatkan. Sebab biasanya ISIS menyerang tempat-tempat keramaian. Seperti pusat perbelanjaan, tempat hiburan, kemacetan arus lalu lintas hingga tempat ibadah.

Natal & Tahun Baru, Satpol PP Siagakan 5.700 Personel

“Pengamanan gabungan akan dilakukan di semua titik yang dianggap rawan itu. Semua pasukan intelijen juga sudah diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Sebab biasanya sasaran ISIS ini adalah tempat keramaian itu,” kata Umar Faroq, usai mengikuti rapat pimpinan di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (8/12).

Menurut Umar, gerakan ISIS selalu sporadis, berpindah-pindah dari tempat satu ke tempat lainnya. Karenanya ia kembali menghimbau, agar  masyarakat tetap berhati-hati. Jika di lingkungannya ada pengontrak baru segera didata dan diajak komunikasi. Laporkan pada anggota Bimaspol atau Babinsa jika menemukan kecurigaan.

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana menambahkan, pergerakan ISIS memang sulit dideteksi. Namun ia yakin, petugas intelijen lebih jeli dan mampu mengatasinya. Karenanya ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk waspada dan saling koordinasi. Menggalakkan siskamling di wilayahnya masing-masing.

“Saya minta pada para camat dan lurah juga untuk terus bersinergi dengan tokoh masyarakat. Berlakukan bagi tamu untuk wajib lapor 1x24 jam. Termasuk jika ada tokoh masyarakat beraliran keras juga harus didekati dan dirangkul,” ujar Bambang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6981 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5724 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye4257 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2163 personFakhrizal Fakhri
  5. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2031 personDessy Suciati