You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pedagang Kembali Gelar Lapak di Pinggir Kali Irigasi Tengah
photo Doc - Beritajakarta.id

Pedagang Kembali Gelar Lapak di Pinggir Kali Irigasi Tengah

Sebanyak 50 pedagang kaki lima (PKL) kembali menggelar lapak di pinggir Kali Irigasi Tengah, Cakung Barat, Cakung, Jakarta Timur. Padahal, sehari sebelumnya, ratusan lapak PKL dan bangunan liar di lokasi tersebut telah dibongkar petugas.

Dia belum terbiasa masuk ke tempat penampungan sementara, mereka biasa jemput bola. Mereka memaksakan diri untuk jualan

"Dia belum terbiasa masuk ke tempat penampungan sementara, mereka biasa jemput bola. Mereka memaksakan diri untuk jualan," kata Camat Cakung, Alamsah, Selasa (8/12).

Dikatakan Alamsah, awalnya pedagang sudah masuk ke tempat penampungan, namun melihat ada yang berjualan di lokasi bekas pembongkaran, pedagang di tempat penampungan terpengaruh. Melihat kondisi itu, sebanyak 30 petugas Satpol PP langsung mengarahkan pedagang ke lokasi yang sudah ditentukan.

Jalan Mawar Dalam Marak PKL

"Ada juga yang nyuruh, jadi di dalam ikut-ikutan gelar di depan, tapi kembali diarahkan oleh petugas Satpol PP," tutur Alamsah.

Lurah Cakung Barat, Henrica Kuswandari mengatakan, pihaknya akan terus menyiagakan petugas Satpol PP untuk melakukan pengawasan.

"Tapi seandainya keluar lagi akan kita tertibkan lagi. Lambat laun mereka akan capek, karena kita akan tertibin terus. Ayo aja kuat-kuatan," ucap Henrica.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1173 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye853 personBudhi Firmansyah Surapati