You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PLN Diminta Perbaiki Jaringan Listrik Lokbin
photo Doc - Beritajakarta.id

PLN Diminta Perbaiki Jaringan Listrik Lokbin

Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Utara meminta kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk memperbaiki jaringan listrik di Lokasi Binaan (Lokbin) PKL Jalan Lorong 103, Koja. Lokasi tersebut sudah tiga kali mengalami kebakaran.

Sudah tiga kali kebakaran di sana. Dua tahun lalu sekali, bulan Agustus dan bulan Desember tahun ini. Kita akan menyurati PLN supaya hal ini tidak terulang

"Sudah tiga kali kebakaran di sana. Dua tahun lalu sekali, bulan Agustus dan bulan Desember tahun ini. Kita akan menyurati PLN supaya hal ini tidak terulang," ujar Robinhot Sinaga, Kepala Sudin KUMKMP Jakarta Utara, Kamis (10/12).

Menurut Robinhot, dari tiga kali kebakaran, semuanya diduga karena korsleting listrik. "Jenis kabel yang digunakan di sana kabel rambut. Kita mau yang kabel tebal, supaya jangan gampang terbakar," ucapnya.

8 Lapak di Lokbin PKL Jl Lorong 103 Terbakar

Kebakaran lokbin yang terjadi pagi tadi, menghanguskan delapan unit lapak PKL. Saat ini, penyelidikan masih dilakukan oleh Polsek Koja.

"Ini masih di police line. Kalau itu selesai kita rencanakan tahun depan baru diperbaiki lapaknya bersamaan anggaran tahun 2016 turun," tandasnya.‎

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye11734 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11288 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6757 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3617 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1702 personFolmer