You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kebakaran di Lokbin 103, Pedagang Malah Bersyukur Pernah Dilatih Padamkan Api
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

Pedagang di Lokbin Jl Lorong 103 Bantu Pemadaman

Para pedagang di Lokasi Binaan (Lokbin) PKL Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKM) Jakarta Utara di Jalan Lorong 103, Koja, yang terbakar Kamis (10/12) pagi tadi telah mendapat pelatihan penanggulangan kebakaran sebelumnya.

Pedagang di sini sudah pernah kita latih padamkan api dua bulan yang lalu. Hasilnya, mereka praktekkan hari ini di sini. Mereka malah lebih rilex membantu petugas kita memadamkan api

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Satriadi Gunawan mengatakan, jika pihaknya pernah mengadakan pelatihan kepada para pedagang dilokasi tersebut. Sehingga saat proses pemadaman api tadi pagi, para pedagang sangat bisa membantu petugas.

"Pedagang di sini sudah pernah kita latih padamkan api dua bulan yang lalu. Hasilnya, mereka praktekkan hari ini di sini. Mereka malah lebih rilex membantu petugas kita memadamkan api," ujar Satriadi.

Lokbin PKL di Jl Lorong 103 Terbakar

Sementara itu, Ngatiman (43) salah seorang pedagang yang berjualan bakso di lokbin itu menilai program pelatihan memadamkan api yang dilakukan Sudin PKP Jakarta Utara sangat bermanfaat.

"Hari ini ternyata kejadian. Meski kita sayangkan terjadi, tapi pelatihan itu sangat bermanfaat karena banyak barang bisa kita selamatkan," tandasnya singkat.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1172 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye853 personBudhi Firmansyah Surapati