You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DPD Dukung Wisma Atlet Diubah Rusun MBR
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Jaga Keamanan, DKI Intensifkan Dialog dengan Warga

Guna meningkatkan kewaspadaan hadapi potensi konflik SARA dan terorisme di Ibukota, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar rapat kordinasi bersama di Hotel Royal, Kuningan, Jakarta.

Kita perintahkan setiap Jumat lurah keliling dari RW ke RW

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, dari data yang dihimpun Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta, tingkat kemanan Ibukota di penghujung tahun relatif baik.

Bahkan, sambung Djarot,  untuk mengantisipasi Maulid Nabi, Natal dan perayaan akhir tahun yang berdempetan, Pemprov DKI Jakarta pun sudah melakukan antisipasi.

DKI Jajaki Kerja Sama dengan Norwegia

"Kuncinya komunikasi, termasuk juga kita perintahkan setiap Jumat lurah keliling dari RW ke RW untuk bisa deteksi apapun persoalan di wilayahnya. Kami juga setiap minggu turun ke kecamatan ketemu dengan RW dan tokoh masyarakat, kita buka komunikasi tentang perseolan mereka," ujar Djarot, Sabtu (12/12).

Dikatakan Djarot, untuk mengentaskan persoalan di masyarakat, sudah saatnya pemerintah mendengar apa yang dilihat dan dirasakan masyarakat. Oleh karenanya, Djarot langsung turun berdialog ke kecamatan-kecamatan yang dinilai rawan.

"Yang dipilih kecamatan yang dalam tanda kutip agak rawan. Kemarin Kemayoran dan Cakung, setelah itu kita akan ke Jatinegara, Johar dan Penjaringan," ucap Djarot.

Ketua DPD RI, Irman Gusman menambahkan,  keamanan Jakarta sebagai Ibukota merupakan barometer bagi Indonesia. Oleh karena itu, ia berharap kebersamaan harus dijaga sebagai upaya preventif.

"Kita berharap banyak dari Pak Gubernur dan Wakil Gubernur untuk menjaga. Caranya apa, memperbanyak komunikasi, tidak hanya formal namum juga informal," ujar Irman.

Diharapkan Irman, komunikasi yang dibagun akan menjembatani antar warga sehingga satu sama lain tidak terasing. Bila demikian, diyakininya konflik SARA tidak akan terjadi.

"Mengenai terorisme, walau empat hingga lima tahun Jakarta kondusif, tapi tetap harus diwaspadai. Kita tidak boleh lengah,  Paris saja kecolongan," tandas Irman.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6962 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5703 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3953 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2148 personFakhrizal Fakhri
  5. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye1958 personDessy Suciati