You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI akan Matangkan Data Kependudukan
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

DKI akan Matangkan Data Kependudukan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan study banding pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat dan Jambi.

Untuk pemutakhiran data, sekali tiap tiga bulan akan diupdate

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pemprov DKI Jakarta, Ratiyono mengatakan, banyak pelajaran yang dipetik dari study banding tersebut. Salah satunya adalah persiapan data kependudukan sebagai kunci kesuksesan pelaksanaan Pemilukada.

"Pertama itu yang jadi kunci, pemersiapan data penduduk harus matang. Kita bisa petik pelajaran kalau ada persoalan bila bisa diselesaikan di tingkat TPS ya diselesaikan di TPS dan selanjutnya," ujar Ratiyono, Senin (14/12).

Dongkrak Animo Wisatawan Lewat Study Tour Wisata Pesisir

Dikatakan Ratiyono, DKI Jakarta masih memiliki waktu lebih dari satu tahun untuk mempersiapkan Pemilukada yang baik. Untuk itu, pihak Dukcapil akan terus melakukan update data kependudukan secara berkala sehingga data kependudukan DKI Jakarta selalu mutakhir.

"Pelaksanaan di DKI masih satu tahun lagi. Untuk pemutakhiran data, sekali tiap tiga bulan akan di-update, siapa yang nambah umur atau pun sudah tidak ada," ucap Ratiyono.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1198 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1185 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye974 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati