You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 2018, MRT Lebak Bulus - Bunderan HI Diperkirakan Rampung
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

2018, MRT Lebak Bulus - Bundaran HI Diperkirakan Rampung

Pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta koridor Selatan-Utara Fase 1 (Lebak Bulus - Bundaran HI) diperkirakan rampung pada 2018 mendatang. Nantinya, MRT akan bekerjasama dengan sejumlah gedung membangun interkoneksi ke stasiun.


Dari rute sepanjang Lebak Bulus - Bundaran HI, PT MRT mencatat lebih dari 30 gedung yang siap melakukan kesepakatan melakukan pembangunan interkoneksi dengan stasiun MRT. Diantaranya, Blok M Plaza, Sinar Mas dan Sudirman 78. 

Direktur Utama PT MRT, Dono Boestomi mengatakan, untuk melakukan pembangunan nantinya akan dilakukan perjanjian bisnis to bisnis ( B to B) antar MRT dengan pemilik gedung.

Pembangunan MRT Bakal Jadi Contoh Bagi Kota Lain

"Kerjasama gedung dengan MRT itu nanti B to B. Mereka yang bangun, nanti itu bagian dari kompensasi yang harus mereka bayar ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui kita atas dasar penambahan Koeifisien Luas Bangunan (KLB)," ujar Dono, Rabu (23/12).

Untuk mengatur kerjasama tersebut, menurut Dono, DKI Jakarta sudah memiliki Perda nomor 175 tahun 2015 tentang Transit Oriented Development (TOD). Namun, untuk merealisasi pembuatan memorandum of understanding (MoU) tersebut, pihaknya masih menunggu terbitnya Pergub tentang TOD.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5360 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1865 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1809 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1792 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1600 personAnita Karyati