You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Museum bahari
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

Libur Panjang, Museum Bahari Ramai Pengunjung

Libur panjang dimanfaatkan warga Ibukota dan sekotarnya untuk berlibur bersama keluarga. Salah satu lokasi wisata yang ramai dikunjungi yakni Museum Bahari, Jl Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kemungkinan pengunjung bisa meningkat sebelum anak sekolah masuk

Di museum tersebut terdapat tiga gedung yang memuat sejarah panjang kebaharian Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Indra (25), salah seorang pengunjung mengatakan, tertarik mendatangi museum lantaran keinginan ingin tahu sejarah bahari. "Baru sempat ke sini, karena baru dapat libur," ucapnya, Minggu (27/12).

Libur Panjang, Sudin Hubtrans Jakut Kerahkan 25 Petugas

Selain itu, kata Indra, ia kagum dengan bangunan yang selesai dibangun tahun 1771 tersebut.

Marina, petugas piket Museum Bahari mengatakan, selama masa libur panjang kali ini, jumlah pengunjung yang datang mengalami peningkatan. Jika pada akhir pekan, "Kalau dari Kamis (24/12) hingga Sabtu (26/12) kemarin, pengunjungnya lebih dari 600 orang," ujarnya.

Pihaknya, tambah Marina, memprediksi hingga libur tahun baru mendatang jumlah pengunjung akan terus meningkat. "Kalau tidak salah, anak sekolah libur hingga 4 Januari. Kemungkinan pengunjung bisa meningkat sebelum anak sekolah masuk," ucap Marina.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6935 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5686 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3730 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2136 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1905 personAnita Karyati