You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
KLH Jakbar Gelar Sidak KDM
photo Septradi Setiawan - Beritajakarta.id

Sidak KDM, Petugas Temukan Asbak dan Puntung Rokok

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat menggelar inspeksi mendadak (sidak) Kawasan Dilarang Merokok (KDM) di seluruh ruangan lingkungan unit kerja perangkat daerah (UKPD), Kamis (31/12). Dalam sidak tersebut ditemukan banyak asbak dan puntung rokok yang ditemukan.

Namun untuk yang merokok kami tidak menemukan sama sekali, jadi hanya asbak dan beberapa puntung rokok saja

Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Jakarta Barat, Rahmat Bayangkara mengatakan, selain ditemukan banyak asbak, pihaknya juga mencium bau aroma rokok di beberapa ruangan UKPD.

"Namun untuk yang merokok kami tidak menemukan sama sekali, jadi hanya asbak dan beberapa puntung rokok saja yang tercecer di tong sampah, untuk jumlah asbak masih kita data," katanya.

Basuki: Bila Perlu, Satu Puntung Rokok Pun Tidak Ada

Menurut Rahmat, sidak tersebut akan digelar secara rutin setiap satu bulan sekali. Hal itu untuk memberi efek jera bagi seluruh PNS sebelum ditegakkan sanksi pencabutan Tunjangan Kerja Daerah (TKD)

"Pokoknya satu bulan sekali akan kami sidak, dan perlu saya ingatkan, kami tidak akan memberi toleransi bagi PNS yang kedapatan merokok, sanksi TKD tetap akan kami laksanakan sesuai intruksi wali kota," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7655 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5392 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1595 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1428 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1303 personFakhrizal Fakhri