You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sambut Tahun Baru, Ratusan Warga Padati Kantor Walikota Jaktim
photo Nurito - Beritajakarta.id

Tahun Baru, Warga Padati Kantor Wali Kota Jaktim

Warga tampak antusias menikmati hiburan menyambut tahun baru di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Kamis (31/12) malam. Berbagai hiburan menarik disuguhkan di lokasi tersebut.

Panggung hiburan ini memang sengaja diberikan untuk masyarakat

Hiburan yang disuguhkan antara lain reog Ponorogo, gambang kromong dan barongsai. Selain itu ada lawak yang menghadirkan seniman beken asli Betawi, seperti Udin Nganga, Burhan dan seniman lainnya. Bahkan layar tancap pun turut dipertontonkan di acara hiburan tersebut.

Pantauan di lapangan, ada dua panggung hiburan yang disiapkan panitia. Kedua panggung ini sama-sama dipadati ratusan pengunjung. Bahkan bazar murah menjual aneka kuliner, pakaian dan sebagainya turut meramaikan perayaan malam pergantian tahun.

Kawasan Bundaran HI Mulai Dipadati Ribuan Warga

"Panggung hiburan ini memang sengaja diberikan untuk masyarakat. Sehingga kosentrasi masyarakat ini tidak tertumpu pada satu titik. Kita berharap perayaan malam Tahun Baru berjalan kondusif, tidak ada gangguan sedikitpun," ujar Bambang Musyawardana, Wali Kota Jakarta Timur.

Acara panggung hiburan itu sendiri dimulai pukul 19.30 dan rencananya berakhir pada pukul 24.00. Acara diakhiri dengan pesta kembang api yang dilakukan wali kota.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1184 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati