You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Turap Kali Pademangan Banyak Yang Ambrol
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Turap Kali Kemayoran Banyak yang Ambrol

Warga RW 02, Kelurahan Pademangan Timur, Jakarta Utara meminta turap Kali Kemayoran agar segera diperbaiki. Sebab, saat ini kondisi turap pada dua sisi sudah banyak yang ambrol.

Memang usia turapnya sudah lama, jadi mulai rusak. Kalau tidak diperbaiki, jalanan ke permukiman ini bisa longsor

Pantauan Beritajakarta.com, banyak turap kali yang nampak sudah longsor. Ambrolnya turap terjadi di beberapa titik yang cukup panjang. Dan, setiap titik turap yang ambrol memiliki panjang sekitar 10 meter. Imbas, dari ambrolnya turap membuat tanah pada dua sisi pinggir kali yang merupakan jalan lingkungan terkikis.

"Memang usia turapnya sudah lama, jadi mulai rusak. Kalau tidak diperbaiki, jalanan ke permukiman ini bisa longsor," ujar Nurhaman (62) warga RT 15/02, Rabu (6/1).

Turap Kali Baru di Pasar Minggu Ambrol

Terkait ini, Lurah Pademangan Timur, Agus Fachruddin mengatakan, sudah mengirimkan surat kepada Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) terkait. Turap yang banyak rusak berada di wilayah RW 02, 03 dan 04.

"Sudah saya laporkan ke unit terkait berupa surat. Tapi hingga saat ini tidak ada jawabannya dan ada upaya perbaikan. Kondisi itu cukup mengkhawatirkan, karena tanah mudah terkikis saat musim hujan. Air pun mudah meluap ke permukiman warga," tandas Agus

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1189 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1172 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye960 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye853 personBudhi Firmansyah Surapati