You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Cegah Pencurian, DPE DKI Berdayakan Masyarakat
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Cegah Pencurian, DPE DKI Berdayakan Masyarakat

Dinas Perindutrian dan Energi (DPE) DKI Jakarta akan memberdayakan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk mencegah pencurian kabel lampu jalan tersebut.

Kami harus antisipasi agar kasus pencurian kabel PJU tidak terulang dengan memberdayakan warga setempat

Pada 2015 lalu, aksi pencurian kabel PJU marak terjadi di sejumlah wilayah Ibukota hingga menyebabkan kerugian mencapai Rp 1 miliar.

Pemakaian Listrik 32 Gedung DKI Dimonitor DPE

"Kami harus antisipasi agar kasus pencurian kabel PJU tidak terulang dengan memberdayakan warga setempat," ujar Yuli Hartono, Kepala Dinas Perindustrian dan Eenergi DKI Jakarta di Balai Kota, Senin (11/1).

Yuli menyakini, dengan memberdayakan warga sekitar, aksi pencurian kabel PJU di wilayah dapat dicegah. Karena semakin banyak masyarakat yang mengawasi, pelaku pencurian kabel akan berpikir dua kali untuk melakukan aksinya.

Dikatakan  Yuli, pencurian kabel PJU di sejumlah wilayah ini sangat merugikan. Sebab, lampu penerangan jalan yang sejatinya menerangi jalan protokol dan jalan lingkungan menjadi tidak berfungsi.

"Memang tanggung jawab kabel yang hilang dicuri itu masih berada di bawah pemborong. Tapi tetap saja merugikan masyarakat," katanya.

Kepala Bidang Pencahayaan Kota DPE DKI Jakarta, Iswandi menambahkan, aksi pencurian kabel PJU sepanjang 2015 terjadi pada 20 Desember lalu di Jalan Inpeksi Kanal Banjir Timur (KBT), Rorotan, Marunda Jakarta Utara.

"Kabel tanah yang dicuri berukuran lebar 4 X 30 milimeter dengan panjang 120 meter," jelasnya.

Ia menuturkan, aksi pencurian kabel bawah tanah tersebut menyebabkan aliran listrik pada 20 tiang PJU di sekitar KBT menjadi tak berfungsi atau mati. Selang tiga hari kemudian, aksi pencurian serupa kembali terjadi sekitar lokasi yang sama.

“Pencurinya menggunakan sampan, memanfaatkan aliran KBT," tuturnya.

Iswandi melanjutkan, di bulan yang sama, aksi pencurian kabel tanah PJU juga terjadi di daerah Pasar Baru, Jakarta Pusat. Di wilayah dekat Pos Polisi (Pospol) Polisi Pasar Baru itu, pencurian terjadi hingga tiga kali dengan panjang kabel mencapai 100 meter.

"Yang terbanyak di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur. Itu dicuri lebih dari satu gulungan, sepanjang 3.500 meter. Kerugian mencapai Rp 800 juta. Kalau diakumulasi kerugian bisa sampai satu miliar," tandasnya.

‎

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye12986 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11295 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6759 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3623 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1703 personFolmer