You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
2016 DKI Targetkan Vaksinasi 20.167 Hewan Penyebar Rabies
photo Doc - Beritajakarta.id

DKI Targetkan Vaksinasi 20.167 HPR di 2016

Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta menargetkan puluhan ribu hewan pembawa rabies (HPR) divaksinasi. Ini untuk menjaga agar Jakarta tetap bebas rabies di 2016.

Penanganan rabies kita akan fokuskan pada vaksinasi. Tentunya, pengasawan dan penjangkauan HPR liar juga akan kita tingkatkan

Rencananya, vaksinasi HPR di Jakarta akan difokuskan pada hewan peliharaan seperti anjing, kucing dan kera. Secara keseluruhan ditargetkan sebanyak 20.167 HPR untuk divaksinasi pada tahun 2016 ini.

"Penanganan rabies kita akan fokuskan pada vaksinasi. Tentunya, pengasawan dan penjangkauan HPR liar juga akan kita tingkatkan," ujar Darjamuni, Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Selasa (12/1).

3.500 HPR di Jaktim Berhasil Divaksinasi

Menurut Darjamuni, target pelaksanaan vaksinasi pada 2016 meningkat sekitar 21,32 persen dari tahun sebelumnya. Bila pada tahun 2015 sebanyak 16.622 HPR seperti anjing, kucing dan kera di vaksinasi, maka pada 2016 ini 20.167 ekor.

"Kita berharap upaya ini bisa membuat Jakarta tetap bebas rabies. Selain itu, aturan mengenai HPR peliharaan seperti anjing untuk menggunakan chip juga sedang dipersiapkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1166 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1077 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye971 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye907 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye864 personAnita Karyati