You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Basuki: Kalau Nggak Sesuai Aliran, Otomatis Izin Dicabut
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Aliran yang Tidak Sesuai Ajaran, Izinnya Dicabut

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama memastikan jika aliran yang sudah tidak sesuai dengan ajaran maka izinnya akan dicabut. Hal tersebut juga berlaku untuk Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Terlebih mereka tidak memperpanjang izin sejak 2011 lalu.

Harusnya otomatis dicabut, kalau sudah nggak sesuai dengan ajaran

"Harusnya otomatis dicabut, kalau sudah nggak sesuai dengan ajaran," ujar Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/1).

Basuki mengatakan, warga Jakarta juga semakin pintar dan tidak sembarangan mengikui ajaran tertentu. Hal itu terbukti beberapa ajaran juga tidak banyak pengikutnya. "Mereka memang hanya pernah tercatat kan, pada 2011 lalu," katanya.

Djarot Ajak Ormas Keagamaan Bersama Bangun Jakarta

Sebelumnya Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI, Ratiyono, memastikan bahwa organisasi massa (ormas) Gafatar, terdaftar di Jakarta. Pengikut organisasi tersebut beberapa dinyatakan hilang, termasuk juga para pegawai negeri sipil (PNS).

Menurut Ratiyono, setiap ormas harus melakukan perpanjangan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) setiap lima tahun sekali. Artinya, seharusnya Gafatar yang terdaftar 2011, melakukan perpanjangan 2016 ini. Namun, hal tersebut tidak dilakukan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2193 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1155 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1074 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1073 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1034 personFakhrizal Fakhri