You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Warga Rusun Sambut Gembira Kehadiran Feeder Transjakarta
photo Nurito - Beritajakarta.id

Warga Rusun CBS Senang Dilayani Feeder Transjakarta

Warga yang tinggal di Rumah Susun (Rusun) Cipinang Besar Selatan (CBS) menyambut gembira kehadiran bus feeder (pengumpan) Transjakarta yang beroperasi hingga ke rusun. Terlebih, layanan tersebut gratis sehingga memudahkan layaran transportasi bagi penghuni rusun.

Selama ini kalau berangkat kerja naik angkot ke depan dan harus menunggu lama

Joyce Jendrawati (37), penghuni rusun CBS Blok C 405 mengatakan, dengan adanya layanan bus feeder Transjakarta, kini dirinya tak perlu berulang kali menaiki angkutan umum dari tempat tinggalnya ke tempat kerjanya di bilangan Jatibaru, Tanah Abang.

Bus Feeder Transjakarta di Rusun CBS Sepi Penumpang

"Selama ini kalau berangkat kerja naik angkot ke depan dan harus menunggu lama. Kadang juga naik ojek tapi bayarnya lebih mahal," ujarnya, Senin (18/1).

Dirinya pun tidak mempersoalkan rute bus feeder yang harus singgah ke halte Transjakarta PGC Cililitan. Hanya saja, ia harus memajukan jam berangkat kerja untuk mengantisipasi keterlambatan.

Ke depan, ia berharap feeder ini tetap beroperasi seterusnya. Sebab jika sudah sore, di atas pukul 16.00 angkot sudah sulit didapat. Sehingga warga rusun harus naik ojek dari perempatan Kebon Nanas.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1947 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye899 personDessy Suciati
  3. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye878 personFakhrizal Fakhri
  4. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye814 personDessy Suciati
  5. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye779 personAldi Geri Lumban Tobing