You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Djarot Sesalkan Pengerjaan Masjid Rusun Marunda Asal-asalan
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

Djarot Sesalkan Pengerjaan Masjid Rusun Marunda Asal-asalan

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menyayangkan pengerjaan Masjid di rumah susun sederhana (Rusun) Marunda di Cilincing, Jakarta Utara terkesan asal-asalan. Ia pun mengusulkan agar kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan masjid tersebut di-blacklist.

Bayangin loh yah, membangun tempat ibadah kayak begitu, itu tempat ibadah, loh

"Kontraktornya di-blacklist. Nggak bener kontraktornya," ujar Djarot, Selasa (19/1).

Dikatakan Djarot, kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan masjid di rusun Marunda tak memahami nilai-nilai agama dan pentingnya masjid sebagai tempat ibadah bagi warga Rusun Marunda. Ke depan dirinya yakin kontraktor pelaksana pembangunan tidak akan mendapatkan kepercayaan lagi oleh Pemprov DKI Jakarta maupun pihak lain.‎ 

Air Berbau Kaporit di Rusun Cibesel akan Dicek

"Bayangin loh yah, membangun tempat ibadah kayak begitu, itu tempat ibadah, loh. Apalagi yang lain, pasti tidak benar," kata Djarot.

Sebelumnya, Minggu (17/1), Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengaku kecewa saat meresmikan masjid di rusun Marunda di Cilincing, Jakarta Utara. Setelah mengamati bangunan tersebut, Basuki pun menilai pembangunan masjid terkesan asal-asalan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1200 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1188 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye985 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye954 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye862 personBudhi Firmansyah Surapati