You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Minta PLN Tindak Tegas Pencurian Listrik
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Basuki Minta PLN Tindak Tegas Pencurian Listrik

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menindak tegas pencurian listrik. Tindakan tersebut sangat membahayakan, khususnya dipermukiman padat penduduk. Terlebih, kasus kebakaran di Jakarta didominasi oleh arus pendek listrik.

Itu PLN yang harus tindak. Karena itu wilayah mereka. Kalau buat kami, cuma bisa pendekatan untuk nawarin rusun (rumah susun)

"Itu PLN yang harus tindak. Karena itu wilayah mereka. Kalau buat kami, cuma bisa pendekatan untuk nawarin rusun (rumah susun)," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (19/1).

Sementara itu, pihaknya menyerahkan pencurian listrik oleh warga kepada pihak kepolisian. Basuki menambakan pihak kelurahan sudah sering memperingatkan warga agar tidak mencolok kabel secara bertumpuk-tumpuk. Namun warga kerap membandel, sehingga kebakaran diakibatkan arus pendek listrik terus terulang.

Instalasi Listrik di Jembatan Besi akan Dirazia

"Lurah sudah berulang-ulang datengin, tapi balik lagi. Makanya ini mesti balik lagi ke PLN sama kaya di bawah kolong jembatan juga kan, kebanyakan nyolong," ucapnya.

Seperti diketahui, peristiwa kebakaran di Kawasan Tambora, Jakarta Barat pukul 01.15 dini hari diduga karena arus pendek listrik.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye28278 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1512 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1303 personNurito
  4. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1221 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1209 personFolmer