You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Minta PLN Tindak Tegas Pencurian Listrik
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Basuki Minta PLN Tindak Tegas Pencurian Listrik

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menindak tegas pencurian listrik. Tindakan tersebut sangat membahayakan, khususnya dipermukiman padat penduduk. Terlebih, kasus kebakaran di Jakarta didominasi oleh arus pendek listrik.

Itu PLN yang harus tindak. Karena itu wilayah mereka. Kalau buat kami, cuma bisa pendekatan untuk nawarin rusun (rumah susun)

"Itu PLN yang harus tindak. Karena itu wilayah mereka. Kalau buat kami, cuma bisa pendekatan untuk nawarin rusun (rumah susun)," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (19/1).

Sementara itu, pihaknya menyerahkan pencurian listrik oleh warga kepada pihak kepolisian. Basuki menambakan pihak kelurahan sudah sering memperingatkan warga agar tidak mencolok kabel secara bertumpuk-tumpuk. Namun warga kerap membandel, sehingga kebakaran diakibatkan arus pendek listrik terus terulang.

Instalasi Listrik di Jembatan Besi akan Dirazia

"Lurah sudah berulang-ulang datengin, tapi balik lagi. Makanya ini mesti balik lagi ke PLN sama kaya di bawah kolong jembatan juga kan, kebanyakan nyolong," ucapnya.

Seperti diketahui, peristiwa kebakaran di Kawasan Tambora, Jakarta Barat pukul 01.15 dini hari diduga karena arus pendek listrik.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2034 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1001 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye901 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye889 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye782 personFakhrizal Fakhri