You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Tawarkan Rusun Pada Korban Kebakaran Tambora
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Basuki Tawarkan Rusun untuk Korban Kebakaran

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menawarkan pembangunan rumah susun (rusun) kepada korban kebakaran Jembatan Besi, Tamboran, Jakarta Barat. Bahkan jika tanah merupakan milik korban,  akan diganti 1,5 kali lipat.

Solusi lainnya kami bangun dulu deh apartemen yang baik di tanah kami. Nanti orang-orang ini kami tawarin pindah

"Kami sudah tawarkan solusi, kalau itu tanahnya mereka, kami bangun apartemen (rusun) 16 lantai. Mereka bisa dapat 1,5 kali dari luas tanah," ujar Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (19/1).

Basuki Minta PLN Tindak Tegas Pencurian Listrik

Tawaran tersebut sebelumnya sudah pernah ditawarkan kepada warga di Kampung Pulo, jika bisa menunjukan sertifikat kepemilikan lahan. Namun menurut Basuki, lahan yang terbakar di Tambora, Jakarta Barat dini hari tadi tidak terlalu luas.

"Solusi lainnya kami bangun dulu deh apartemen yang baik di tanah kami. Nanti orang-orang ini kami tawarin pindah," kata Basuki.

Akan tetapi, menurut Basuki warga harus bersabar, karena saat ini sedang dilakukan pembangunan rusun hingga 57 tower. Sedangkan stok rusun yang tersedia terbatas. 

"Kalau sekarang nggak bisa dipindahkan, karena suplainya banyak. Rusunnya belum cukup," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6941 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5688 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3759 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2139 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1907 personAnita Karyati