You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Warga Minta Penurapan Kali Gubuk Genteng Dilanjutkan
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Warga Minta Penurapan Kali Gubuk Genteng Dilanjutkan

Warga Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara berharap pengerjaan turap Kali Gubuk Genteng dilanjutkan. Sebab, seperti puncak penghujan tahun 2015 lalu, banjir di permukiman warga mencapai ketinggian lebih dari 1 meter. Parahnya lagi, air baru surut beberapa hari kemudian.

Saat ini air dari kali pembuangannya tidak sampai ke Kali Progo, tapi ke lahan rawa. Ya pemukiman kita masih tetap rawan tergenang

Pantauan Beritajakarta.com, pengerjaan turap Kali Gubuk Genteng baru menyelesaikan sebagian dari keseluruhan panjang kali. Penurapan dari arah Kali Cakung Lama terhenti di lahan rawa-rawa di RT 16/04, Semper Barat. Imbasnya, saat hujan turun, air dari kali akan meluap mengenangi hunian warga.

Amadin Siregar, Ketua RT 16/04, Semper Barat mengatakan, pengerjaan turap Kali Gubuk Genteng sepanjang kira-kira 392 meter dilakukan bulan November 2015 dan berakhir Desember 2015. Namun, penegerjaan turap terhenti di tengah jalan dan tidak sampai ke Kali Progo.

Turap Kali Ancol Ambrol

"Saat ini air dari kali pembuangannya tidak sampai ke Kali Progo, tapi ke lahan rawa. Ya pemukiman kita masih tetap rawan tergenang," ujarnya, Rabu (20/1).

Oleh karena itu, Amadin berharap pengerjaan turap kembali dilanjutkan. Sebab, bila tidak, pemukimannya tetap rawan tergenang saat puncak musim penghujan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1203 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati